Barter Yang Adil

1095 Kata

Aldi melihat Ana yang marah. Dia yakin ini ada kaitannya dengan Luna dan Anisa. Aldi tidak berani menatap Ana cukup lama, dia memilih menunduk. "Aldi, jika kamu tidak mau bersama Anisa lagi tidak masalah. Tapi tolong pemudah proses perceraian kalian. Anisa hanya ingin lepas dari pria manja seperti kamu," ucap Ana. "Mbak, aku hanya menuruti kata Ibu. Aku sebenarnya tidak tega melihat Anisa menderita," kata Aldi. "Masuklah! Kita bicara di dalam!" ajak Aldi. Ana masuk, dia segera duduk bersama Aldi. "Aku tidak suka melihat kamu mengganggu Anisa dan anak-anaknya. Tolong kendalikan dirimu juga Ibumu. Setelah ini jangan pernah membuat Anisa semakin menderita." Ana menatap Aldi. "Jika kamu masih membuat Anisa menderita, maka kamu tidak akan bertemu dengan mereka untuk selamanya," lanjut Ana.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN