. Baru saja Titania akan menjelaskan siapa Janaka, tapi Janaka malah sengaja membuat ulah. Seketika raut Titania semakin memucat. Janaka mencium Agnes tepat di depan Titania! Melumat dan memagut bibir gadis itu seakan di sana tak ada orang lain lagi. Janaka memang sengaja membuat Titania cemburu, dia ingin tahu sejauh mana permainan yang penuh kecurangan itu ia mainkan. Setelah memagut Agnes seolah tak ada hari esok, Janaka dengan enteng dan tentu saja sengaja memproklamirkan kalau Agnes pacar sekaligus calon istrinya. Kentara sekali Janaka ingin membuat Titania berang dengan ulahnya itu. Namun apa yang dikatakannya memang benar adanya. Janaka memang benar-benar berniat serius dan menjadikannya pendamping hidup. Gadis itu kicep di tempat. Raut tak percayanya membuat Janaka merasa gel

