. Seketika air mata Agnes menetes, kini dirinya kosong, begitu Janaka tak mengenalnya. Bukan saja sedih karena Janaka justru berterima kasih pada Tatiana, yang berarti Janaka mengingat masa lalu. Janaka tak mengingatnya. Buktinya Janaka masih memanggil Tatiana dengan nama Titania. Dia memang harus menyingkir sementara waktu. "Huh, dasar gurita!" Indy menyenggol bahu Tatiana sebelum menyusul Agnes. "Agnes, tunggu!" Indy menyusul dan menjajaki langkahnya. "Sori kakakku--hei, Agnes! Jangan lemah, kuat dong. Kalo kamu kayak gini, si gurita kesenengan, karena kamu mengaku kalah sebelum perang. Nggak, calon iparku harus kuat, jangan menye-melo kayak gini!" seloroh Indy sambil menggelengkan kepalanya tanda menolak sikap Agnes. Kemudian Indy menghentikan langkahnya di depan Agnes, kedua

