"Maaf, aku gak sengaja," ucap Hayissa tak enak pada orang yang tak sengaja ia tabrak. Hayissa memberanikan diri untuk menatap orang itu, seorang lelaki yang baru Hayissa lihat hari ini. Di mata Hayissa orang itu begitu asing. Meskipun Hayissa memang tidak mengenal seluruh siswa dan siswi di sekolah ini, tapi Hayissa sangat tahu orang yang masih asing di sini. "Untung lo gak bawa apa-apa, bayangin kalau lo bawa barang. Bikin repot nanti," tukas lelaki itu dengan tajam. Hayissa tak menjawab, ia mengalihkan tatapannya. Matanya tak sengaja membaca nametag yang ada di baju lelaki itu. Juan Hilmira Putra. "Oh, murid baru itu yang katanya kembaran Prita?" tanya Hayissa tapi di dalam hatinya. Setelah itu Hayissa tak menjawab lagi, ia langsung pergi dari hadapan Juan. Sedangkan Juan terdiam d

