Hujan rintik membasahi bumi Kayu Aro pagi ini, membuat Zain yang biasanya lari di sekitar rumahnya terpaksa hanya melakukan treadmil di dalam rumah dan olahraga bisep. Waktu sudah menunjukan pukul 9 pagi, tapi Zain belum melihat batang hidung Rika sedari tadi. Sarapan yang sudah dia siapkan pun belum disentuh Rika sama sekali. Zain akhirnya mengetuk pintu kamar yang ditempati Rika namun sang penghuni kamar tidak ada tanda-tanda akan membuka kamar. Zain mencoba membuka kamar dan melihat Rika masih dalam posisi tengkurap dengan selimut yang sudah berada di lantai. ‘Bener-bener godaan nih gadis jepun,’batin Zain saat melihat bagian belakang Rika yang sedikit tersingkap karena kaos longgar yang digunakan tidak dapat menutupi kelasakan tidurnya. Zain mendek

