Selama hampir 1 tahun kebersamaannya dengan Rika, dimulai perkenalannya di kantor, bekerjasama menyusun proyek Laboratorium, lalu menjalin persahabatan dan lalu menjadi kekasih, tidak pernah sekalipun membayangkan Rika dalam keadaan yang seperti ini. Putaran kisah awal seakan berkejaran di pelupuk mata Zain dan membuat sesak, tidak ingin larut dalam pikiran negatifnya membuat Zain langsung membasuh muka dan mengambil wudhu. Semua rasa takut dan harap diadukan Zain dalam hamparan sajadah, doa tercurah agar calon istrinya kembali sadar dan sembuh. Menunggu pemeriksaan Dokter yang sedang memeriksa membuat hati Zain berselimut resah, mencoba untuk bersabar menjadi hal yang tersulit bagi Zain saat ini. “Pagi Pak, dengan Wali pasien?”tanya Dokter kepada Zain

