Satu tahun berlalu. Kehidupan terus berjalan, namun sekarang semua telah berbeda. Ardian bangkrut, lantaran dirinya tidak bisa berkonsentrasi dalam bekerja. Ardian sering kali mendapat teror dari orang misterius yang ternyata suruhan Ajeng. Sekarang mereka terpaksa mengontrak di rumah kecil sederhana lantaran sisa uang Ardian tidak cukup untuk menyewa kontrakan mewah. Rumah Ardian telah terjual untuk membayar hutang. Ajeng benar-benar menepati janjinya untuk menghancurkan Ardian. Namun sekarang, Ajeng harus mempertanggung jawab ‘kan perbuatannya di balik jeruji besi. Ia memang telah berhasil menghancurkan Ardian, namun ia gagal saat akan mencelakakan Sinta dan Hana. Tukang kebun Sinta memergoki dirinya saat hendak membakar rumah Sinta. Bensin dan minyak tanah sudah berhasil ia siramkan ke

