“Sinta pulang ya, Bu? Ini sudah larut malam. Semoga Arumi lekas pulih," pamit Sinta pada mantan ibu mertuanya. “Terima kasih untuk hari ini, Mbak. Arumi tidak akan melupakan bantuan Mbak Sinta.” “Sama-sama Arumi.” “Jangan pulang sendiri, Sinta! Ini sudah sangat malam. Tidak aman seorang wanita diluaran sendirian. Biar diantar Ardian, ya?” pinta bu Riana. “Tidak perlu, Bu. Sinta sudah biasa pulang malam dari kantor jika lembur,” sahut Sinta cepat. “Kenapa? Kamu takut? Ardian tidak akan berani macam-macam denganmu, Sinta.” “Tidak apa-apa, Bu. Lagian mas Ardian juga capek pulang kerja. Sinta pulang, Bu, Assalamualaikum.” Sinta gegas keluar meninggalkan kontrakan sederhana tiga pintu tempat tinggal Ardian saat ini. Mata Ardian tak lepas menatap punggung Sinta yang semakin menjauh dan m

