49. Bukan Bocah

1756 Kata

"Kenapa wajahmu pucat kayak gitu?" tanya Mbak Ayu saat aku bertemu dengannya di parkiran. Tangannya menenteng dua kantong plastik besar dengan logo supermarket yang baru saja kami datangi tadi. Dengan cepat aku menatap pantulan wajahku di spion mobil dan memang benar yang dikatakan Mbak Ayu tadi, wajahku saat ini seperti orang yang sedang kekurangan darah. "Gara-gara habis lari dari kasir ke sini," karangku. "Ngapain pakai lari segala, Mbak juga nggak ke mana-mana kok," balasnya. Aku nyengir dan segera mengambil kantong belanjaan Mbak Ayu dan memasukkannya ke dalam bagasi. "Mas Krisna pulang jam berapa hari ini, Mbak?" tanyaku. "Malam sih kayaknya, katanya ada jadwal operasi malam ini," sahutnya. "Kita nonton yuk, Mbak. Sudah lama rasanya nggak pernah ke bioskop. Terakhir kali kapan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN