Terik mentari pagi mulai bersinar menyinari bumi, teriknya yang menyilaukan mampu menembus celah-celah, mampu membuat siapapun harus terpaksa bangun dari alam mimpinya, sama seperti Clara yang masih bergelut manja dengan kasur king size nya dan selimut tebal yang menutupi tubuhnya. Hingga akhirnya bunyi jam weker lah yang mengusik ketenangan Clara. Clara POV (on) Kringg.. Kringg... Dengan samar-samar aku mendengar suara nyaring yang keluar dari jam wekerku, mau tidak mau aku harus bangun dari dunia mimpiku. Perlahan aku mulai membuka mata, secercah cahaya menembus ruangan kamarku, aku mulai beranjak dari tempat tidurku menuju kearah pintu kaca yang membatasi antara kamarku dan balkon. Srekk.. Ku buka tirai itu, lalu membuka pintu kaca itu dan perlahan berjalan keluar ke arah balkon

