Part 49

1938 Kata

Angin berhembus dengan lembut ke kulit seorang pria yang sedang duduk di bawah pohon rindang. Dia tertidur dengan wajah tenang layaknya seorang yang sangat lelah. Sebuah tangan membelai pipinya dengan lembut. Terlihat dia sedikit terganggu dengan perlakuan seseorang yang kini sedang berada di hadapan nya. "Alex..." Terdengar suara yang sangat dia kenal namun sudah lama tidak dia dengar. Alex membuka matanya dengan wajah yang sangat terkejut ketika melihat sosok yang sangat dia rindukan. "I-ibu" ucap nya terbata sesaat dia membuka matanya. Dia menyentuh tangan ibunya dengan erat seperti seorang anak kecil yang takut ditinggalkan oleh ibu. "Kenapa kau tertidur di sini sayang?" kata sang ibu mengelus rambut Alex yang kini sudah berkaca-kaca. "Aku merindukan mu ibu, kenapa kau meningga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN