Di rumah besar, Elica terlihat sedang duduk melamun di balkon kamarnya. Semilir angin menerpa wajah cantik nya dengan lembut. Entah mengapa malam ini dia terlihat Gelisah tanpa alasan hingga di tidak bisa tertidur. Tidak berselang lama terdengar ponsel nya berdering yang berada diatas ranjang tidur nya, dengan segera Elica pun berjalan kedalam kamar untuk mengangkat panggilan tersebut. Dan ternyata Bryan lah yang menelpon dirinya. "Halo Bryan.." ("Halo Elica, kau baik-baik saja? Aku sedang di Seattle ingin menemui mu. Tapi tidak ada. Kau berada dimana?") Tanya Bryan dengan cemas, dan Elica baru teringat jika dia belum memberitahu pada Bryan jika dia kini sedang berada di kediaman rumah Alex. "Astaga Bryan, maafkan aku. Aku lupa memberitahu mu. Kemarin Alex datang ke Seattle dan membawa

