Please 3 - Kencan Ketiga Yang Membosankan

1272 Kata
Memangnya, Bella gadis apaan sampai aplikasi itu mau merekomendasikan seorang pria yang sudah menikah dan menduda itu, haruskah Bella mengorbankan keperawanan nya kepada pria yang sudah tak perjaka lagi. Kencan kedua milik Bella kemarin sudah gagal, kencan pertama gagal karena sang pria sudah beristri dan kencan keduanya gagal karena sang pria adalah duda blasteran yang memikat wanita dengan tubuh indahnya. Oleh karena itu, hari adalah hari ketiga kencannya, Bella tak mau kencan ketiganya ini gagal. Dari dua kencan sebelumnya, jika hanya ada salah satu orang yang membayar biaya sewa tempat kencan. Maka, di kencan ketiganya ini Bella dan teman kencannya saling patungan. Kali ini tempat janjian mereka berada di sebuah restoran Jepang yang tidak terlalu mahal. Bella berharap, semoga kencan ketiganya ini tidak gagal. Karena dari kemarin dia tak mendapatkan rekomendasi teman kencan yang sesuai dengan ekspektasinya. Teman kencan ketiganya ini bernama Adam, umurnya baru menginjak 30 tahun dan pekerjaanya adalah sebagai barista kopi. Bella agak sedikit tertarik dengan pria itu karena dia adalah seorang penggemar korea. Bella pun dengan sabar menunggu pria itu yang datangnya agak sedikit terlambat. Maklum, lokasi pria itu berada sangat jauh di bandung sehingga memakan waktu yang sangat lama untuk ke jakarta. Walaupun hari ini restoran Jepangnya sangat ramai karena di penuhi oleh pasangan kencan lainnya, Bella langsung mengenali teman kencannya ketiganya yang baru saja datang. Pria itu datang memakai baju kemeja kotak-kota sederhana dengan rambut yang agak cepak serta kacamata di kepalanya persis dengan foto profil yang baru saja dilihat oleh Bella. Untuk hari juga, Bella harus terlihat elegan tidak boleh melakukan kesalahan apapun agar popularitasnya tidak menurun lagi seperti kemarin, pada saat pria yang menduda itu memberinya nilai minus 2.0 dan menyebabkannya beberapa pengikutnya menurun. "Jadi, apakah kamu seorang penggemar Korea juga? Grup idol mana yang kamu sukai dan drakor apa yang paling kamu sukai," ucap Adam berbasa-basi dengan Bella. Bella yang langsung melihat tingkahnya itu langsung mengambil ponselnya dan memberi nilai 1.5 untuknya, setidaknya popularitasnya pria itu agak meningkat. Sebenarnya, Bella tidak suka dengan pria yang hobinya sangat tergila-gila dengan hal yang berbau kekorean ini karena menurutnya ini hanya membuang waktunya dan terlalu berlebihan, hal ini juga di dukung dengan nama usernya yang agak aneh yaitu 'Kim_Possible' mungkin dia akan berpikir juga karena pria ini adalah pencinta kartun. Tapi, tidak ada salahnya dia mencoba mengulik lebih jauh sesuai dengan nasehat yang di anjurkan oleh Quenn Esmeralda. Makanan Jepang yang sudah di pesan oleh Bella berupa semangkuk ramen langsung di lahap oleh seorang Bella. Maklum, dari kemarin Bella belum menyentuh satu makanan pun akibat Bella harus menebus pekerjaannya yang sudah dia tinggalkan akibat dua kencan sebelumnya yang sudah gagal. Sungguh Bella yang sangat malang. Dia harus terjebak dengan pria menyebalkan, padahal dia sudah mengorbankan waktu dan pekerjaannya untuk bertemu dengan pria yang tidak sesuai dengan ekspektasinya. "Aku sebenarnya tidak terlalu suka dengan sesuatu yang berbau kekorean. Tapi, aku pernah menonton satu judul drakor berjudul 'Penthouse' beberapa bulan yang lalu," ucap Bella agak jujur setelah berhasil melahap habis ramen miliknya. Sebenarnya Bella hanya asal berbicara dan tak pernah menonton judul drama yang sedang hits itu, dia mengetahui judul drama itu sewaktu ibunya tiba-tiba marah tak jelas sepanjang dia menonton drama itu. Sungguh, kepala Bella hampir meledak saja sekarang. Ingin rasanya dia kabur dari tempat ini agar terhindar dari ocehan pria yang tidak jelas itu. Tetapi, Bella harus menunggu saat yang tepat atau jika dia gegabah mungkin popularitasnya akan menurun. "Wow, tidak aku sangka! Wanita sepertimu suka dengan drama bertipe makjang ketimbang kontemporer," ucap Adam sangat antusias. Masa bodoh dengan istilah makjang atau apalah itu yang jelas sudah banyak sekali asap yang beterbangan di atas kepalanya Bella. "Aku cuman menontonnya tidak sampai selesai, karena aku sibuk dengan pekerjaanku yang begitu banyak menyita waktu luangku," ucap Bella, sambil menunjukan raut wajah masam serta menghembuskan napas kasarnya sementara pria sama sekali belum menyadari ketidaksukaan padanya. Wajah pria itu masih menunjukan wajah kebahagian karena mengira teman kencannya Bella adalah seorang penggemar Korea juga. "Kamu pasti akan sangat senang bila aku merekomendasikan drama makjang lainnya untuk kamu, selain penthouse masih ada judul drama lain yang mungkin bisa menguras emosimu seperti the last empress, the world of the married, sky castle, left handed wife dan masih banyak drama lainya yang mungkin belum aku sebutkan. Tonton saja drama itu dan di jamin semua akan menguras emosimu. Mungkin suatu saat kamu bisa menonton drama itu satu demi satu jika ada waktu luang atau kamu bisa berlangganan VOD untuk dapat menonton drama itu dimanapun dan kapanpun," tawar Adam panjang lebar kepada Bella yang membuatnya telinganya panas. Bella pun memblokir akun milik Adam dan langsung manaruhnya di kotak hitam sewaktu dirinya berangkat ke toilet. Kini, Bella sudah merasa sangat geram dan ingin pergi dari tempat itu sambil menunggu waktu yang tepat. "Jadi, apakah kamu seorang EXO-L atau berada pada fandom lain, karena aku pernah mendengar bahwa penggemar EXO semuanya sangat royal dan setia pada pasangannya, yang jelas aku pernah bertemu dengan salah satu dari mereka sewaktu konser Music Bank di jakarta beberapa tahun yang lalu, kalau ada waktu, Mungkin aku akan mengajakmu menonton konser mereka suatu jari nanti langsung dari Korea," ucap Adam bersemangat sementara Adam tak sadar bahwa teman kencannya ini sudah mulai ilfeel dengannya. Sudah beberapa jam Bella harus mendengarkan ocehannya dari pria yang menjengkelkan ini. Mulai dari drma pertama yang di tontonnya, alasan dia menyukai hal yang berbau kekorean, pengalamannya pergi menonton konser di Korea dan mendapat tanda tangan dari bisanya, bahkan dia menceritakan pengalamannya sewaktu wajahnya terbenam di dalam toilet selama 3 jam. Semuanya di ceritakan secara mendetail dan mendalam oleh Adam yang pada akhirnya sudah membuat waktu seorang Bella terbuang sia-sia. "Kalau kamu ingin menonton sebuah konser megah, jangan lupa kamu harus membawa lightstick dari fandom kesukaanmu dan jangan lupa kamu harus berteriak agar kamu bisa di notice oleh idolamu. Kalau bisa, kamu berdiri saja dan naik ke atas panggungmu sambil memeluk biasmu di jamin semuanya mantap jiwa jika seandainya membeli tiket VIP yang harganya bisa sampai jutaan," ucap pria itu panjang lebar sampai membuat Bella sangat bosan. Kini, emosi Bella kian memuncak setelah mendengar ocehan pria yang tidak penting itu dan sudah saatnya dia mengatakan semuanya. "Maaf sebelumya Adam, bila perkataanku ini mungkin akan membuatmu kecewa atau apalah itu. Yang jelas, aku bukan penggemar hal yang berbau kekorean seperti kamu. Untuk menyelesaikan pekerjaanku saja butuh waktu dua hari untuk menyelesaikan, bagaimana bisa saya menghabiskan waktu saya dengan menonton drakor. Dari awal saya bertemu sama kamu untuk kencan ini, tidak ada chemistri atau ketertarikanku padamu. Melihatmu saja sudah membuatku merasa enek dan telingaku panas karena mendengar ocehanmu. Aku mencari pria yang normal, bukan pria sepertimu yang menghabiskan waktunya menonton drakor atau konser yang bisa menguras duit. Aku merasa memang dari awal kita tidak punya kecocokan sama sekali, saya bahkan sudah memblokir akunmu sewaktu kamu ke toilet tadi. Aku pikir dengan menyempatkan waktu luangku untukmu, aku mungkin bisa bertemu pria yang setiap denganku, tapi aku ternyata aku salah besar. Jadi maaf sebelumnya, aku tidak bisa melanjutkan kencannya," ucap wanita itu panjang lebar kepada Adam. Keputusan Bella untuk hari sudah bulat, kencan ketiganya hari sudah gagal. Dia menatap schedule kencannya di aplikasinya itu. Kencan pertama gagal karena pasangannya sudah mempunyai istri, kencan kedua gagal karena pasangan adalah seorang duda, dan kencan ketiganya yang baru dia laksanakan hari ini gagal karena pasangannya mempunyai hobi yang sangat membosankan. Bella mendengus kesal, karena mungkin dalam waktu dekat ini teman-temannya akan mengatai Bella sebagai perawan tua. Bella akhirnya pulang dari restoran Jepang dengan perasaan hampa di dalam dirinya. Oh, Perfect Dating, apakah kamu akan mempertemukan pria yang selama ini di idamkan oleh Bella? Entahlah, yang penting Bella tidak mau memikirkan kencan ketiganya yang ternyata bukan tipe idamannya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN