Ina Tiba Di Jakarta

2502 Kata

Andra termenung di pojok kamar kosnya. Lampu temaram di plafon hanya menyinari sebagian wajahnya yang sedang menatap layar ponsel. Aroma rokok bercampur parfum mahal memenuhi udara kamar kosnya itu. Dua temannya, Niko dan Reino, rebahan sembarangan di kasur dan karpet sambil scroll media sosial dan terkekeh melihat video t****k. Baru saja mereka pulang dari klub. Tidak ada yang istimewa, hanya rutinitas malam Jumat yang diisi alkohol mahal, dentuman musik yang sama, dan obrolan kosong tentang wanita. Tapi malam ini, Andra gelisah. Bukan karena minuman yang terlalu pahit atau musik yang terlalu keras. Tapi karena pikirannya kembali ke satu nama: Yasmin. Ia membuka galeri ponselnya. Di dalamnya, berderet foto - foto yang tak pernah ia hapus. Yasmin. Wanita bersuami, ibu satu anak, tapi mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN