Ada dua momen penting yang akan di hadapi Dharren dan Disti, ujian untuk PPDS dan mulai program bayi tabung. Disti akhirnya merubah rencananya sendiri soal S2, Ia khawatir pikirannya penuh karena terlalu memikirkan banyak hal. Jadi ia mau fokus dengan proses bayi tabung saja dulu yang ternyata memakan banyak waktu, tenaga dan pikiran. Mulai dari persiapan hingga menunggu hasilnya nanti. Meski hari - hari berjalan dengan ritme yang hampir sama, ada sesuatu yang berubah di rumah Dharren dan Disti. Tidak ada lagi senyap yang menekan setiap kali topik 'program' dibicarakan. Justru, kali ini keduanya seperti punya arah baru, walau di baliknya terselip rasa gugup yang mereka simpan rapat - rapat. Disti tidak mau membebani Dharren dengan pikiran berat, ia juga butuh space untuk menyiapkan diri m

