Sesi Pemotretan

3621 Kata

Pukul setengah satu waktu Indonesia bagian tengah, pesawat yang membawa Ina, Dhannis, Mama Dea, dan Adel besera rombongan kecil lainnya mendarat mulus di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Begitu pintu pesawat terbuka dan mereka melangkah keluar, udara hangat khas tropis langsung menyergap, dibalut aroma asin laut dan wewangian khas bunga kamboja yang semerbak dari sudut - sudut bandara. "Udara Bali itu selalu punya cara menyambut, ya," ujar Mama Dea sambil menarik napas panjang, menikmati udara segar yang berbeda dengan Jakarta. "Iya, langsung berasa mood liburannya," kata Adel yang tampak senang, mengenakan topi bundar dan kacamata hitam. Dhannis melirik Ina yang sedang menarik koper kecilnya. Ia tampak tenang, tapi bibirnya membentuk senyum kecil sejak tadi. "Kamu kenapa senyum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN