Setelah Febri mengungkapkan isi hatinya pada Dinda, hubungan mereka semakin dekat. Mereka lebih sering bertemu hampir setiap harinya. Dan karna kegigihan Febri mendekati Dinda, tanpa Dinda sadari bunga-bunga mulai bermunculan di hatinya. “Din, sabtu depan ada acara gak?” Tanyanya di suatu sore saat ia menjemputku di kantor. “Gak ada sih. Kenapa?” Tanyaku sambil memasang sit belt. “Divisi gue ada family gathering ke Anyer. Ikut yuk” tawarnya. “Gak apa-apa gue ikut?” Tanyaku ragu akan ajakannya. “Gak apa-apa lah. Emang kenapa?” Tanyanya. “Gak enak aja Feb. Namanya juga family gathering. Jadi yang ikut keluarga. Gue kan bukan keluarga” Jawabku. “Someday kita bakalan jadi keluarga. Ikut ya” katanya santei sambil mulai menjalankan mobil meninggalkan kantorku. Aku pun tertawa mendengarny

