11 - New Normal

1065 Kata
"tidak ap , kalau begitu aku permisi dulu" ucap taylor meninggalkan org itu "tidak bisa begitu dong tay , kau kan sdh menjaddi langganan ku" "cari lah yg lain" ucap taylor yg sdh masuk ke dlm lift "ternyata kau sdh pulih , tenang saja , akan ku buat kau kembali untuk berkerja dengan ku lg" ucap orang tersebut lalu pergi dr tempai itu. sedangkan taylor , setelah ia kembali dr buang sampah , ia segera membereskan barang-barangnya yg msh berantakan. tak terasa , hari sdh berubah menjadi malam , taylor yg msh memberekan seetengah barangnya lg , akhirnya memutuskan untuk besok saja untuk ia kembali membereskan barang-barangnya itu. kemudian ia pun memasak kan mi instan untuk dirinya. selesai membuat nya , ia segera memakannya. tenang , mungkin itu keadaan yg sekarang di rasakan taylor setelah ia pindah ke apartemen barunya. selesai makan , ia pun segera membersihkan badan nya dan pergi untuk istirahat , karena esok ia akan kembali fokus bekerja sebagai CEO di perusahaan ayahnya dan juga perusahaannya. keesokan hari nya , ia pun masuk ke dlm kantor dan kembali mengerjakan beberapa tugas kantornya yg sdh banyak di tinggal oleh nya. tok tok tok "masuk" perintah taylor yg mendengar suara ketukan pintu dr luar "maaf tuan , ad seseorang yg ingin bertemu dengan tuan" lapor sekertarisnya itu "siapa?" "ia tak memberitahu namanya , namun ia mengatakan ia dr jepang" "apakah ia perempuan?" "benar tuan" "baik lah seruh dia masuk" mendengar perintah taylor , sekertaris itu segera mengizinkan wanita itu masuk ke kantor. "lama tak berjumpa , miller" taylor yg tak kaget dengan kedatangan kazumi hanya menatapnya lalu kembali mengerjakan berkasnya "kau tidak terkejut dengan kedatangan ku?" tanya kazumi melihat reaksi taylor yg biasa" saja "untuk apa aku terkejut , lagi pula aku sdh tau kau akan kemari" kazumi pun berjalan mendekati taylor yg msh duduk di kursi singgahsananya itu. "knp kau meninggalkan geng?" tanya kazumi to the point "aku hanya ingin kembali ke negara asalku dan melanjutkan kembali kehidupan normal ku" "lalu untuk ap kau masuk ke dlm geng ku?"tanya kazumi sambil mendekatkan wajahnya ke arah taylor "hanya ingin melupakan wanita yg pernah aku cintai knp? ap itu masalah" tanya taylor yg sdh berdiri dan juga menatap tajam kazumi "tentu saja , kau sdh memanfaaatkan geng ku untuk kepentingan pribadimu itu" protes kazumi "memangnya knp , di peraturan mu , kau tdk menulisnya jika aku tidak blh masuk karena aku ingin melupakan org yg aku cintai" mendengar hal itu kazumi pun mulai kesal lalu berjalan mundur dan kemudian menggebrak meja kantor taylor "sialan kau , bisa-bisanya kau menghina geng ku" "aku tidak pernah menghina geng mu , lagi pula aku hanya keluar dr geng mu itu" "itu sdh menjadi hinaan bagi kami dan juga kesalahan yg besar di geng kami" "lalu ap yg harus aku lakukan?" kazumi hanya diam. lalu taylor mengambil senjata nya yg berada di dlm laci mejanya "bukan kah hukuman nya membunuh , kalau begitu silahkan" ucap taylor sambil memberikannya kepada kazumi. namun kazumi hanya diam dan tak mengambil senjata yg diberikan oleh taylor. "knp kau takut?" "aku tidak takut" "lalu knp? ah aku tau , karna kau mencintai ku bukan?" mendengar pernyataan itu , kazumi terkejut dgn pernyataan itu "kau tau dr mana hah?!" perlahan , taylor pun mendekati kazumi. "mau aku tau dr mana pun , ap pedulinya dengan mu" kazumi hanya mendengus kesal mendengar perkataan taylor lalu ia pun pergi dr kantornya itu. namun tangannya di tahan oleh taylor "hei , kau datang kemari dan membuat keributan , setelah itu kau pergi hah?" "aku tidak pergi dan aku akan kembali lg " ucap kazumi lalu menghempaskan tangan taylor lalu keluar dr kantor itu. "dsr cewek aneh" ucap taylor kemudian kembali mengerjakan pekerjaan kantornya. sedangkan kazumi yang sdh berada di luar kantor , ia pun kembali ke dlm markas rahasianya yg berada di amerika. sesampainya disana , ternyata di dlm sdh ad beberapa anggota yubitsume. "sdh sampai mana penyelidikannya?" tanya kazumi kepada mereka semua "Maaf ketua , namun sampai skrg kami blm juga menemukan buktinya" "Sialan kau taylor , pintar sekali kau mencari celah" flashback on Setelah mendengar penyataan dr tetangga taylor, kazumi pun kembali ke dlm markas pusat. "knp td pagi tidak ad yg melaporkan kepada ku?" marah kazumi yg baru saja sampai di markas pusat "maaf ketua , kami kira dia terlambat hari ini akibat pesta semlm" ucap riki salah satu anggota yubitsume "omong kosong , mana mungkin dia akan mabuk. lagi pula semlm dia hanya minum 1 gelas vodka" "hmm... , bagaimana ketua tau" sahut riki "haish... knp gw bisa keceplosan" ucap kazumi dlm hati "sdh lah . kalian tidak perlu tau , skrg cepat kalian cari miller dan bawa dia dlm keadaan hidup - hidup" perintah kazumi "baik ketua" ucap mereka mereka pun segera mencari keseluruh daerah jepang. ad beberapa orang yg juga mencari di luar kekuasaan daerah mereka. 1 hari itu , mereka semua berusaha untuk mencari keberadaan taylor. namun hasilnya nihil. mereka tidak menemukan apapun. mlm harinya , mereka pun segera melaporkannya kepada kazumi "maaf ketua , kami sdh mencari keseluruh pulau jepang , namun kami sama sekali tidak menemukan keberadaan miller" lapor dion kepada kazumi "baiklah. kalau begitu besok pagi coba kalian cari data di bandara jepang dan juga sewa seorang mata-mata untuk mencari keberadaan miler" perintah kazumi lg kepada para anggota yubitsume "baik ketua" ucap mereka semua "kalau begitu kalian blh pergi" setelah semua anggota pergi , tinggallah kazumi bersama dion di dlm markas pusat itu "knp kamu blm pulang?" tanya kazumi yang melihat dion msh berada di dlm markas itu "tidak ap , saya hanya ingin menyelesaikan beberapa tugas yg tertinggal minggu kemarin" jawab dion mendengar hal itu , kazumi hanya bisa mengangguk kepalanya. "maaf ketua , ap saya blh menanyakan sesuatu" tanya dion "silahkan , kamu ingin tanya ap?" "knp ketua ingin menemukan miller hidup"? bukankah anggota yg keluar tanpa izin harus segera di bunuh?" tanya dion yang sebenarnya mulai curiga dengan kazumi mendengar pertanyaan dion , mulut kazumi pun seakan susah untuk menjawab pertanyaan dion. "saya hanya ingin membunuh nya sendiri , memangnya knp?" jawab kazumi "ah... begitu , tidak saya hanya bingung saja . sebelumnya jika ad seorang yg keluar dr geng ini tanpa ijin maka ia harus langsung di bunuh di tempat setelah menemukannya" "itu di zaman ayah ku , skrg aku ingin semua org yg keluar dr geng yubitsume , harus mati di tangan ku"
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN