CHAPTER 55 – RINDU RUBY POV Aku masih menatap mata birunya yang dalam. Aku sadar bahwa setiap kata yang diucapkan Juan adalah sungguh-sungguh dan itu membuatku juga menyadari bahwa aku sangat mencintainya dengan segenap hatiku dan tidak akan kutukar dengan apa pun. Dia menundukkan kepalanya sekali lagi dan menciumku dengan kelembutan yang tiada duanya. Lalu Juan menggenggam tanganku dan kami berdua berjalan keluar dari Esyxcamel Palace untuk bertemu dengan seluruh rakyat Cxarvbunza yang sudah menanti kami sejak pagi tadi. Semua berteriak histeris menyambutku dan Juan di tangga keluar. Aku gugup Juan… apa kata mereka tentangku? Kau adalah permaisuri yang sangat cantik, sahut Juan lewat telepatinya. Kurasa dia hanya menghiburku saja dengan mengatakan begitu. Aku sungguh-sungguh, My

