CHAPTER 43 – MASA Juan membawa keluarga Ruby ke mansionnya, ketiga orang yang baru melihat rumahnya membelalakkan matanya dengan sempurna setibanya di kediaman Juan tersebut. Margareth bahkan hampir pingsan lagi mengetahui calon menantunya begitu kaya raya. Ini rumah atau istana sih? Tidak kusangka calon menantuku punya rumah seluas ini. Ruby memang benar-benar beruntung, batin Margareth. Wah, rumah Kak Juan besar sekali, pasti ada kolam renangnya. Suara Hillary juga bergema di kepala Juan. "Kak Ruby tinggal di sini selama ini?" tanyanya terdengar iri. Kening RUby berkerut menatap adiknya yang serba ingin tahu itu, "Kalau iya kenapa?!" "Kenapa tidak ajak aku tinggal di sini juga?!" protes Hillary. Ruby berdecak, "Kamu pikir ini hotel... sembarangan saja!" Dia menoyor kepala adikny

