CHAPTER 62 – APA PUN JUAN POV Aku mengamatinya tanpa bisa menyentuhnya. Istriku itu sedang sibuk melemparkan beberapa potong pakaiannya ke dalam koper dengan tampang yang gusar. Namun, dia langsung membeku ketika kuungkit tentang kelalaian Odiv dalam hal menjaganya. Mata hijaunya tajam menatap (bayangan)ku dengan api kemarahan yang menyala-nyala. Sangat jelas kalau dia tidak suka pada tindakanku membawa-bawa orang lain atas kesalahannya. Padahal aku juga tahu dia masih kesal karena aku mengirimnya diam-diam ke Bumi. Tapi tidak ada cara lain untuk membuatnya menuruti perintahku. Jadi mengirimnya pada saat sedang terlelap tidur adalah cara satu-satunya untuk membuat Ruby pergi ke tempat yang aman. Tidak mungkin juga menentang terus istriku yang keras kepala itu dengan penjelasanku yang ka

