Perkiraan Malini malam itu meleset. Awalnya Malini begitu yakin kalau Khafi akan datang malam itu. Atau paling tidak dia menelepon Malini untuk memberi kabar. Namun ternyata semua itu tidak terjadi, karena sampai Malini tertidur Khafi tidak juga menghubunginya. Begitu pula pagi harinya, masih belum ada kabar apapun dari Khafi. Baik itu melalui telepon atau pesan singkat. Shiren sendiri sampai kesal berkali-kali menyuruh Malini untuk menghubungi Khafi namun selalu ditolak oleh sahabatnya itu. Malini berkata, seandainya keadaan mereka sedang baik-baik saja, dia tidak akan segan atau ragu untuk menghubungi Khafi. Hanya saja saat ini situasi mereka sedang kurang nyaman. Malini takut jika dia menghubungi Khafi, justru akan berujung kecewa. Lagi. Karena entah kenapa, Malini memiliki firasat bahw

