43. Limited Edition

1486 Kata

"Bisa diem, ngga?" Reyhan melepaskan Luna. "Elu?!!!" Luna berbalik dan melihat Reyhan dengan sangat kesal. Reyhan dengan santainya masuk ke dalam apartemen Luna setelah membuka sepatu nya. Reyhan langsung menuju sofa setelah berkeliling di ruangan apartemen Luna sebentar. Luna mengunci pintu. Luna berjalan menghampiri Reyhan. Luna masih kesal dan kebingungan karena tingkah Reyhan yang menurutnya sangat menyebalkan. "Gue laper,, Haus." Reyhan menatap Luna dengan wajah memelas, sambil duduk di sofa. "Hhhhhhhh..." Luna yang masih berdiri di dekat sofa, membuang nafas gusar dan pergi ke dapur. Tak lama Luna kembali dari dapur sambil membawa segelas air. "Nih." Luna memberikan Reyhan segelas air dan meletakkannya di atas meja, di depan Reyhan. Luna duduk di sofa di dekat Reyhan. Reyhan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN