Di Suite Room Reyhan. Setelah Luna selesai membereskan barang-barangnya dan di simpan di ruang tengah, Luna celingukan mencari Reyhan. "Loh, kemana sih Reyhan katanya buru-buru." Luna berkeliling kamar mencari Reyhan. Luna menemukan Reyhan yang sedang mengangkat telepon di halaman kamar. "Lagi nelpon siapa, ya? Mukanya ampe serius gitu? Jangan-jangan dari kantornya. Aduh, ko jadi ngerasa bersalah ya? Apa ada masalah, gara-gara Reyhan nyamperin gue ke sini ya?" Luna memperhatikan Reyhan yang memunggunginya, dari jauh. Terdengar samar-samar, Reyhan berbicara tegas kepada orang yang di teleponnya. "Gue ga mau tau! Kalo ga di beresin sekarang, gue pastiin resort lu ini bakalan tutup dalam waktu dekat!" Teriak Reyhan. ~Ngapain, si Reyhan ngancem-ngancem orang gitu? Pala lu,, Resort seged

