Di kamar Papi. Reyhan duduk di kursi depan meja kerja Papi, sedangkan Papi duduk di kursi kerjanya berhadapan dengan Reyhan. "Gimana, Rey? Kamu mau ngomong apa?" Tanya Papi. "Pi, Reyhan mau pecat Om Anton secara tidak terhormat. Papi tinggal tanda tanganin berkasnya, nanti di kirim Jimmy." Reyhan dengan santai. "Loh?? Kenapa?!" Papi kaget karena Anton adalah salah satu teman kepercayaannya, yang juga ayah dari Mona. "Bener kan, yang Reyhan duga. Om Anton itu penyebab kerugian satu kantor cabang, Pi. Korupsinya itu udah parah. Belum lagi anak buahnya sama aja. Pantesan beberapa tahun terakhir ini, cuma satu cabang itu aja yang sakit,, Orang isinya orang-orangnya dia semua, sekongkol.. Memang sih cuma satu cabang itu aja yang rugi, tapi keuntungan dari cabang lain disuntikin ke situ Pi.

