Reyhan membawa Luna ke kamarnya. Kebetulan saat itu sedang sepi tidak ada orang yang lewat, dan kamar Reyhan juga jarang di lewati orang-orang. Sampai di depan kamar Reyhan. Reyhan lalu mendekatkan tangan kirinya di depan Luna dengan menengadahkan telapak tangannya, tanpa melirik ke Luna yang berdiri di samping kirinya. ~Ngapain sih Rey? mau jabat tangan?? Dasar cowok aneh.~ Luna yang bingung dengan maksud Reyhan, malah menjabat tangan Reyhan. Reyhan langsung melirik ke Luna dengan mendekatkan wajahnya ke Luna sambil tertawa. "Pfftt,, Hahaa.. Kunci,, Kuncinya ada di saku yang kiri(jaket). Kenapa? masih pengen pegang tangan gue?" Goda Reyhan sambil tersenyum. ~Kampret,, Sengaja kan, lu??!~ Wajah Luna memerah. "Makannya, ngomong yang bener dong!" Luna memalingkan wajahnya karena malu da

