Chapter-18 wound plan

855 Kata
Chapter 18  *** Sore harinya Dimas mampir ke apartemen sarah Dimas sudah sangat kangen pada sang kekasih sesampainya di apartemen sarah,Dimas buru-buru menuju kesana karena dia mau kasih kejutan untuk Sarah, sampai pintu apartemen sarah Dimas langsung membuka hendel pintu karena Dimas tahu password apartemen sarah,dimas mencari kekasih nya yang selalu membuat dirinya bahagia,namun yang di cari tidak ada,di kamar nya,Dimas mendengar suara gemericik air di kamar mandi,ya wanita itu sedang mandi,     Dimas membaringkan badannya di kasur sambil menunggu sarah selesai mandi,                   Pintu kamar mandi sudah terbuka Sarah belum menyadari kalo ada sosok yang sedang memperhatikan dirinya ,apa kau sudah selesai mandi sayang suara Dimas membuat Sarah terpekik kaget dan langsung cemberut,ah kau mas bikin aku jantung saja             aku kaget tau,maaf deh sayang abis kamu lama sekali mandi nya sambi melangkah mendekati sosok wanita yang membuat dirinya mabuk kepayang,Dimas pun langsung memeluk tubuh Sarah yang wangi,dan membenamkan wajahnya ke ceruk leher sarah, membuat Sarah geli aah mas Dimas pun mencium bibir sarah, membuat wanita itu pun membalas ciuman Dimas mereka saling memasukkan lidahnya,menukar salivanya,Dimas pun melepaskan ciumannya,nafas mereka tersengal-sengal                         Dimas sudah tidak sabar ingin menyatukan miliknya ke tubuh sang kekasih,  Dimas mengedong Sarah ala bridal style, meletakan tubuh Sarah dan,mulai menarik handuk yang sedari tadi menutupi tubuh nya,maaas kata Sarah aku bahagia banget kamu memilih aku walau aku tidak bisa jadi istri mu,kata Sarah membuat Dimas tersenyum sayang walau kau tidak bisa jadi istri ku,tapi kau tetap jadi kekasih yang aku sayang Dimas langsung membenamkan wajahnya diantara p******a Sarah dan menghisap p****g p******a Sarah dengan rakus membuat wanita itu mendesah tidak karuan.aahhhh mas Dimas pun sudah telanjang tanpa busana, membuat sarah melirik arah juniornya Dimas yang besar dan keras, membuat wanita itu selalu ketagihan dengan junior nya Dimas,Dimas pun langsung mencium bibir kekasihnya dan ciuman itu turun kearah p******a nya,lalu turun ke perut,dan mencoba membuka paha Sarah supaya mengangkang,Dimas pun langsung menghembuskan nafas nya yang membuat sarah geli, terbakar nafsu,Dimas mencium bibir kewanitaan Sarah,dan lidah nya menghisap k******s Sarah,                Mas.......ssssttt.. ......aahhhkkk Sarah merasakan getaran hebat saat Dimas mulai mengisap menjilati v****a nya, membuat tangan Sarah makin menekan kepala Dimas supaya terbenam,Dimas mencoba memasukkan dua jarinya ke dalam lubang v****a Sarah sambil menghisap k******s Sarah,sayang apa kau suka kalo aku hisap seperti ini kata Dimas,pria itu meludahi lubang v****a sarah,,aaaakkkuuu suka mas,terus mas jilat mas hisap terus sayaaang,aakku maaauu saaamppaaii maaass... aaaaaaaahhhhhh ....ooooogggghhhh,sarah mengeluarkan cairan cinta nya ,Dimas masih membersihkan sisa-sisa cairan kekasih nya, Sarah pun lemas dengan nafas tersengal-sengal mengatur nafas,Dimas pun tersenyum puas melihat kekasihnya mencapai kepuasan,          Dimas mengurut-ngurut kecil junior nya,dan memasukkan juniornya kedalam lubang v****a sarah, aaaahhh...Sarah mendesah,Dimas mendiamkan junior nya, sejenak.                  Dimas mengisap p****g p******a Sarah,dan mulai memaju mundur kan junior nya,Sarah cuma bisa mendesah mendapatkan perlakuan enak dari Dimas, ooohhh mas,iya disitu mas ya eeenakk mas,racau Sarah,Dimas pun terus memajukan juniornya tidak peduli dengan suara Sarah yang meracau,.Dimas semaki kasar menggoyangkan pinggulnya.memajukan temponya mempercepat temponya dan, aaaaaaaahhhhhh,... oooohhhgggg maass sampai sayang,Dimas pun  membenamkan junior nya dalam-dalam ke liang lubang kewanitaan sarah,memuncratkan cairan kental nya kedalam lubang v****a sarah Dimas pun tidak takut kalo Sarah hamil karena Sarah sudah memakai pengaman,,Dimas pun tersungkur di tubuh kekasihnya,Sarah mendorong tubuhnya dimas, mereka pun terbaring meresapi sisa-sisa kenikmatan, mereka melakukan zinah dan terbiasa,,            **** Dimas mencium kening Sarah,lalu berdiri memakai kemeja serta celananya,Sarah melihat kekasihnya sedang memakai bajunya, langsung bertanya pada dimas. Mas kamu mau kemana,Dimas pun menghampiri Sarah yang masih terbaring di kasur, dengan tubuh yang masih di tutupin selimut tebal, tersenyum sayang mas pulang dulu ya, mendengar dimas mau pulang Sarah tidak suka,mas mau pulang apa mas mau ketemu perempuan sialan itu iyakan mas,ya aku tau kok mas kamu sekarang sudah punya istri,jadi aku bukan  apa-apa, sayang jangan marah dong mas tetap sayang pada kamu,tapi mas harus menunjukkan sikap baik sebagai seorang suami,agar mereka tidak curiga,     Percaya lah sayang mas gak mungkin milih perempuan sial itu,mas lebih sayang kamu, apalagi ini kamu yang bikin mas ketagihan,kata Dimas sembari menyusupkan tangannya di bawah selimut dan mengorek k******s Sarah membuat Sarah geli,dan tertawa,mas ah kata sarah seraya menyingkirkan tangan dimas,yang jahil,         Sarah dengar mas,kata Dimas kepada Sarah,mas akan liburan untuk bulan madu bersama wanita itu,,tuh kan mas tega meninggalkan aku malah bulan madu sama wanita sialan itu aku tidak rela,hey kau belum dengar penjelasan mas sudah marah ngambek,mas mengadakan bulan madu hanya alasan untuk pergi berdua sama kamu sayang,Sarah terdiam sejenak,dan berkata maksud mas apa  Sarah belum ngerti, Dimas pun menjelaskan kepada Sarah mas mau bulan madu tapi bukan sama wanita itu,tapi sama kamu,sayang jadi mas akan ajak wanita tapi bulan madu sama kamu,Sarah tersenyum dan memeluk dimas,kita akan pergi ke turki untuk liburan bersama kamu,benar mas lalu wanita itu gimana kata Sarah lagi,itu gampang mas atur,baiklah mas aku suka,Dimas pun tersenyum bahagia,ya sudah mas pulang sekarang ya.mas akan urus semuanya , baiklah mas,Dimas pun mencium bibir sarah,eeehhmm Sarah pun membalas ciuman Dimas,,dimas pun pulang kerumahnya, karena sudah jam 7 malam,
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN