Chapter1
*****
Sore hari
waktu sudah jam lima sore, seorang gadis ayu tergesa-gesa.membereskan dagangan, majikan nya,Yasmine apa sudah kau bereskan semuanya, seorang wanita paruh baya bertanya pada yasmine,sudah Bu rani'yasmine sudah beresin semuanya,ya sudah kalo suda beres sekarang yasmine pulang' ini suda sore takutnya bibi kamu marahin kamu Yasmine,
Iya Bu Rani tenang aja,ini upah kamu bu rani pun memberikan upah kerja, yasmine pun menerima uang yang di kasih Bu rani dengan gembira,ya Bu Rani adalah majikan yasmine
yasmine sudah dua tahun bekerja di rumah Bu rani,sebagai pengantar s**u sapi murni, walau gaji nya tidak seberapa yang penting yasmine bisa membantu dapur bibinya.
sebenarnya bisa saja yasmine bekerja di perkebunan teh sebagai pemetik daun teh, dengan gaji yang lebih besar, hampir seluruh desa tempat yasmine tinggal Bekerja berpenghasilan sebagai pemetik teh, bibi dan pamannya pun bekerja sebai pemetik daun teh,
tapi yasmine tidak mau, bukan karena Yasmine nolak pekerjaan tapi Yasmine tidak suka sama juragan yang punya kebun teh,Bisma juragan angkuh sombong arogan semena-mena pada para pekerja nya,dan mata keranjang banyak istri, juragan bisma pun cukup tampan,usia masih 38 tahun' tidak sedikit wanita-wanita di desa rela menjadi istri sekian dari bisma, bahkan wanita didesa nya pun rela di tidurin sama juragan yang gak bermoral.
Jadi yasmine lebih milih kerja menjadi pengantar s**u,walau anelia bibi yasmine. Menyuruh nya bekerja di perkebunan teh milik juragan bisma tapi yasmine tetap pada pendiriannya, walau tubuh' nya bertubi-tubi di pukulin sama bibirnya,membuat anelia menyerah,semua kebutuhan dapur yasmine yang tanggung, walau sang bibi dan paman punya uang tapi mereka enggan mengeluarkan sepeserpun, alhasil semua Yasmine,
semoga cepat sampai rumah ya Allah,agar bisa masak dan beres-beres rumah sebelum bibi pulang,doa sang gadis desa,sambil mengayuh sepeda nya,
Sesampai nya di rumah.yasmine melihat bibinya sudah berdiri sambil membawa rotan di tangannya, bagus' ya baru pulang jam segini dari mana saja kamu hey gadis sialan tidak tahu diri, jawab anak bodoh,abis ngejabalay ya abis
ena-ena,maaaaff bibi yasmine kesorean pulang' dari Bu Rani,alasan kamu sini kamu anelia pun menghampiri Yasmine dan menjabak rambut yasmine, aaakkk Yasmine menjerit sakit' rambut nya di Jambak, anelia pun memukul badan yasmine,ampun bibi ampun,rasain kamu gadis sialan,gadis tidak tahu diri saya pulang kerja tidak ada makanan,bukanya masak malah kelayapan,ini hukuman buat kamu anelia pun menarik yasmine ke kamar mandi,dan menenggelamkan kepala Yasmine di bak mandi,Yasmine pun terengah-engah nafas nya sesak
Ampun bi,ampun yasmine memohon ampun tapi tak di gubris sama sekali,setelah puas menyiksa Yasmine anelia pun berlalu,Yasmine cuma bisa menangis meratapi nasibnya,seorang gadis yang berusia sama berdiri di kamar mandi memandang dengan sinis kearah yasmine,dan berkata rasain loe emank enak.ini pantas buat loe yang numpang di rumah gua,ya Riska Hartanti, sepupunya yasmine pun berlalu tidak lupa riska menendang Yasmine,dan pergi begitu saja
Yasmine pun coba untuk bangkit berdiri sambil berpengan pada bak mandi.yasmine berjalan menuju kamarnya yang tak jauh dari dapur dan kamar mandi.dengan tertatih-tatih Yasmine menuju kamar.yasmine merasakan sakit di sekujur tubuhnya.belumhilang luka memar di tubuhnya,kini di tambah lagi oleh bibinya,
Ya Allah apa salah hamba,mengapa tiada sedikit pun kasih sayang
Bibi untuk hamba ya Allah,hanya pada mu hamba mengadu
Pahitnya dunia akan hamba hadapin
hamba percaya tiada yang sia-sia semua akan ada hikmahnya.walau pun perlakuan keluarga bibinya pada Yasmine tapi Yasmine tetap menghormati nya sebagai orang yang sudah membesarkan Yasmine,Yasmine pun tertidur sambil memeluk foto orang tuanya dan dirinya,,