Chapter 16
****
Selesai sholat subuh yasmine' beranjak mencoba membangun kan suami nya untuk sholat subuh, yasmine' menatap sosok suami nya,yang sedang tertidur pulas setelah puas menyiksa yasmine', yasmine' menatap sosok wajah suaminya yang begitu tampan rambut berombak mata seperti mata elang hidung bangir, yasmine' melangkah mendekati suaminya dan menepuk pundak Dimas dengan pelan dan lembut,mas bangun sholat subuh dulu kata yasmine' dengan lembut.mas dimas
Mas ayo bangun mas harus sholat subuh dulu, biar gak kesiangan Dimas menggeliat dan membuka matanya, merasa terganggu tidurnya dan langsung membentak yasmine', membuat yasmine' kaget
Mau apa kamu perempuan licik menganggu orang lagi tidur lancang kamu
. dimas menatap yasmine' dengan penuh amarah, membuat yasmine' takut maaaf mas yasmine' cuma mau membangun kan mas untuk sholat,oh begitu rupanya kamu menyuruh diriku sholat, dimas melangkah mendekati yasmine' apa kamu kurang puas
Dengan cambukan ku,apa kamu mau di cambuk lagi , yasmine' mundur -mundur
Hingga badan nya sudah terbentur tembok,Dimas sudah mendekat ke yasmine dan memepetkan badan ke yasmine dan aaaakkk tiba-tiba yasmine' merasakan perih di kepalanya.ternyata Dimas sudah menjambak rambut nya,ke atas,dengar kan diriku gadis sialan, jangan pernah menggangu ku atau mengatur hidup ku, dan. jangan mencoba. mencuri pandang kepada ku,apa kamu mau saya perkosa hah kata Dimas, dengarkan saya perempuan sial kamu bukan siapa-siapa aku tidak pernah anggap kamu istriku,jadi jangan bertindak sebagai seorang istri, sampai kapan pun aku kamu cuma wanita sial yang tak. Berguna paham kamu,dimas pun pergi meninggalkan yasmine', kembali tidur lagi
****
yasmine' keluar dari kamar. Menelusuri anak tangga menuju dapur, yasmine' melihat kedua art lagi sibuk di dapur bi Susi dan bi Ida.sedang mencuci sayuran untuk sarapan majikan nya, kedua art itu melihat majikanya yang baru tersenyum, yasmine' pun membalas senyuman meraka, non yasmine' kok sudah bangun ini kan masih gelap,kata bi Susi menunjukkan tangannya ke arah jendela,apa non yasmine' butuh sesuatu biar bibi ambilin,bibi mau. bikin sarapan biar yasmine' saja yang masak bibi,bibi bantu kupas bumbu nya,bi Susi pun paham dan menyerahkan pekerjaan memasak nya sepenuhnya kepada majikan yang baru,bi Ida sudah menyusun peralatan makan di meja,
Yasmine' sedang sibuk memasak tanpa di sadari Dewi menghampiri menantunya
Yasmine' sayang kenapa kamu yang buat sarapan dan memasak, yasmine' berbalik menghadap mama mertuanya,maaf ma tapi yasmine' mau masak untuk.semua ma,kata yasmine',iya sayang tidak apa-apa mama suka mantu mama yang
masak pasti enak, tiba-tiba tanpa sengaja Dewi melihat pipi yasmine' merah mata nya agak sedikit bengkak seperti menangis', yasmine' melihat mama mertua nya, menatap wajah nya, langsung menunduk,Dewi tidak bertanya pada yasmine' tapi dia tahu kalo putranya lah yang menyebabkan mantunya bengkak, Dewi membantu yasmine' menaruh masakan nya,di meja makan, mereka sudah berkumpul di meja makan, yasmine' apa suami mu belum bangun kata eyang sari, yasmine' pun terdiam dia ingat jangan pernah menggangu dirinya,sudah eyang tadi lagi sholat subuh, mungkin sebentar lagi,
Ya sudah coba panggil suami mu untuk sarapan kata eyang sari, menyuruh cucu menantu nya,baik eyang kata yasmine' dengan wajah agak gelisah dan takut,.di matanya, dewi memperhatikan sedikit gemas dan marah.pada putranya tapi dia tahan karena Dewi menjaga. perasaan mama mertua agar tidak tahu masalah Dimas yang kasar pada istrinya,
****
Yasmine' pun bediri hendak memanggil suaminya tapi Dimas sudah turun dari tangga,sayang tidak perlu ke atas mas sudah turun,kata Dimas pada yasmine' yang berpura-pura baik dan manis pada yasmine' supaya keluarga nya percaya. kalo dimas sebagai suami yang baik,tapi tidak untuk Dewi, seorang ibu pasti tahu terhadap kelakuan putranya,mana yang baik dan pura-pura,