Chapter 18. Tukang Mengatur

2143 Kata

Ola selalu menikmati pekerjaannya. Tidak peduli betapa sibuknya, atau betapa lamanya waktu yang ia habiskan di kantor, ia selalu menyukainya. Laporan yang bertumpuk, berkas-berkas yang harus ia periksa, atau begitu banyaknya rapat yang harus dihadirinya. Itu semua selalu membuatnya bahagia. Dan kali ini, rasa suka itu bertambah berkali-kali lipat. Entah apa sebabnya, tetapi Ola merasa sangat bersemangat saat memasuki kantornya. Apa ini sindrom sebelum liburan? Mereka tiba di New York sebelum jam makan siang, dan langsung berpisah ke ruangan masing-masing untuk memeriksa pekerjaan mereka. Ia melihat semua berkas yang telah Jules kumpulkan untuknya selama dirinya pergi, menyiapkan bahan rapat selanjutnya, dan, kejutannya, menikmati makan siang dengan Nero yang duduk di sofa ruangannya. Ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN