“Ra, ini pesanan kamu, sudah lunas ya.” Seru Karin sambil meletakan sebuah kantung kertas di atas meja Tiara lalu ia duduk di hadapan sahabatnya tersebut. Dengan wajah cemberut Karin mengotak- atik ponselnya yang membuat Tiara keheranan melihat ekspresinya. “Kamu kenapa sih? Habis makan siang berdua malah cemberut seperti itu sih?” tanya Tiara sambil membuka kantung kertas tadi dan mengambil isi di dalamnya yang memang ada dua gelas kopi serta dua buah Cake. “Enggak apa- apa..” jawab Karin tanpa memalingkan wajahnya. “Masih aja bohong di depan aku, ada apa sih?” tanya Tiara mendesak Karin karena ia ingin begitu penasaran dengan sikap sahabatnya yang berubah. Kalian bisa tahu kalau sebenarnya tadi pagi terlihat sangat bahagia tapi sekarang ia malah tampak kesal. “Sudahlah kita bicara na

