Sesampainya di lobi kantor Danu langsung membukakan pintu mobil untuk Karin. Karin pun keluar dari mobil dan segera meninggalkan Danu begitu saja tanpa bicara apa pun. Danu seakan merasa bersalah karena tidak memberikan jawaban yang Karin mau tapi apa yang Danu ucapkan tadi di taman kota tentang Bima memanglah benar. Danu pun segera menutup pintu mobil dan berputar menuju bagian depan mobil untuk masuk dan segera kembali ke kantor. “Danu..” panggil Karin sambil mengetuk pintu jendela mobil kala Danu baru saja menyalakan mesin mobilnya. Danu pun langsung menurunkan kaca jendela mobilnya sambil tersenyum. “Ada apa, Nona Karin?” tanya yang sangat senang akhirnya Karin masih mau menegurnya. “Saya minta maaf soal tadi ya, Nu.” Kata Karin yang merasa menyesal. “Enggak apa- apa Nona Karin.”

