Terbakar Api Cemburu

1015 Kata

Keesokan paginya, matahari terbit dengan begitu cerah, menembus sela-sela gorden kamar Dara. Wanita muda itu terbangun dengan perasaan yang jauh lebih segar. Setelah membasuh wajah dan berganti pakaian dengan baju terusan yang lebih rapi dan longgar. Lalu, ia pun mendengar suara ketukan di pintunya tepat pukul delapan pagi. Dara membuka pintu dan mendapati Arka sudah berdiri di sana. Berbeda dengan kemarin sore, pagi ini Arka tampak sangat profesional dengan kemeja putih bersih yang dipadukan dengan celah kain gelap, serta jas dokter yang sudah melekat pas di tubuh tegapnya. Di tangannya, ia membawa sebuah map tebal dan sebuah tas berisi sarapan. "Selamat pagi, Dara. Tampaknya kamu tidur nyenyak semalam. Wajahmu sudah jauh lebih segar," tutur Arka dengan senyuman hangatnya yang khas. "S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN