Tujuh Puluh Sembilan

1886 Kata

Baron memutar-mutarkan pulpen yang ada di tangan, ia tampak sedang memikirkan sesuatu pasca interogasi Heru dan Zai. Interogasi telah selesai, Baron juga sudah bertemu dengan pengacara mereka berdua. Pengacara yang Baron duga adalah utusan dari Tommy Iskandar. Ketika Baron mencaritahu tentang profile pengacara tersebut, dia adalah pengacara yang saat ini bekerja di salah satu firma hukum terkenal di Bandung. Firma yang ternyata menjadi tim penasehat hukum dari Tommy Iskandar. Ada sisi baik dan sisi buruk dari hal tersebut. Sisi baiknya adalah Baron semakin yakin bahwa Tommy Iskandar adalah dalang dari kasus tabrak lari Nina. Rasanya tidak mungkin jika seseorang seperti Heru dan Zai menyewa pengacara dari firma hukum terkenal yang tarifnya puluhan juta rupiah hanya untuk kasus tabrak lari,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN