Nina melambaikan tangan, memberitahu keberadaannya pada Jojo. Sementara Adrian berada di samping Nina dengan perasaan harap-harap cemas. Informasi yang akan dia gali adalah informasi sensitif yang tidak mudah untuk didapatkan. Ia tidak yakin jika Jojo akan memberitahunya. Itulah mengapa dia meminta Nina untuk menemaninya. Jojo pasti lebih nyaman jika ada Nina di sana. Setelah basa-basi membicarakan hal yang tidak penting, Nina lalu mulai mengarahkan topik pembicaraan. “Ngomongin soal investor, Tommy Iskandar tuh investor utama ya di perusahaan kita?” tanyanya senatural mungkin. Kemampuan wawancara Nina memang sudah tidak perlu diragukan. Saat ini dia sudah dianggap sebagai salah satu reporter senior di kantor. Bahkan, Adrian saja masih terus belajar dari Nina. Jojo hampir tersedak kentan

