"Sudah cukup, Jacob!" Ivy mengangkat tangannya ke hadapan Jacob yang terus menyuapinya dengan potongan apel. Sudah sejak ia terbangun kekasihnya ini terus memberikan banyak makanan padanya, bahkan Jacob tidak bersedia mengeluarkannya dari rumah sakit sebelum seorang Dokter datang untuk memastikan keadaannya. "Jadi, kapan aku boleh pulang? Kau, 'kan tahu kalau pagi ini aku pingsan hanya karena aku terlalu lapar?" protesnya, menatap lurus pada Jacob yang sedang memberikan piring berisi sisa potongan apel pada Allan. "Hmm, kita bisa pulang sekarang kalau kau menginginkannya," ujar Jacob sembari melirik arlojinya, "Pukul 5.30." Ia lalu mengangkat wajahnya dan memperhatikan wajah Ivy yang sudah tidak tampak pucat lagi. "Dari hasil pemeriksaan terakhirmu 15 menit yang lalu, sepertinya sudah ti

