''Makasih, Bi. Udah mau datang ke sini. Maaf sudah banyak salah sama kamu,'' ucap Sarah tulus yang merasa tak enak hati, karena telah mengkhianati dan menjebak dia. Andai tak terbujuk omong David mungkin keadaannya gak akan seperti ini. Bodoh memang mudah terbujuk kata-kata manisnya. Setelah apa yang ia lakukan harusnya tak mudah percaya, tapi lagi-lagi terperdaya. Bahkan Sarah juga harus kehilangan bayinya. ''Heumm, aku udah maafin kamu, Sarah. Semoga jadi pelajaran berharga untuk kita. Oh, iya gimana kandungan kamu?'' tanya Bianka penasaran, karena sebelum hilang kesadaran samar-samar Bianka masih bisa melihat bagaimana David memukul dan menendang Sarah di bagian perut dan anggota tubuh lainnya. Ingin sekali saat itu menolongnya menghantam kepala David dengan botol atau apapun itu, aga

