Episode 44

1322 Kata

Chery menangis tersedu-sedu, bertambah histeris saat melihat lututnya mengeluarkan darah. ''Aku, 'kan niat menolong kalau gak mau yaudah gak usah nyolot,'' berang Bianka tak terima dengan dadaa bergemuruh naik turun. ''Aku gak butuh bantuan, kamu. Jaga satu orang anak aja begini. Gimana kalau punya anak nanti dasar gak bacus.'' ''Apa, kamu bilang? Heh ... anak kamu jatuh sendiri kenapa nyalahin orang lain. Dasar gak tau terima kasih.'' Mata Bianka melebar melotot tajam ingin menarik rambut Erika, tetapi dihalangi oleh Satria. ''Udah, Bi stop jangan bikin keributan di sini. Malu dilihatin sama anak-anak!'' lerai Satria. ''Dia yang mulai duluan, bukan aku.'' ''Om papa sakit,'' rengek Chery dengan berurai air mata. Sigap Satria menghampiri menggendongnya mendudukkannya di kursi panjang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN