''Sat minta tolong tanda tangan ini, ya.'' Erika meletakkan map itu di meja membuka lembarannya. ''Sat liat sini dong, gimana bisa tanda tangan kalau kamu memalingkan wajah gitu.'' Mau tidak mau Satria pun menoleh, berusaha menahan gejolak jiwanya berusaha fokus pada map di meja. ''Tinggalin, aja mapnya di nanti saya tandai tangani.'' ''Gak bisa, Sat. Harus malam ini juga, cuma bentar kok. Biar besok pagi aku bisa ngerjain yang lain,'' bujuknya. Erika menunduk di depan Satria menunjukkan di bagian mana saja yang perlu di tanda tangani. Fokus Satria semakin pecah saat melihat bagian depan Erika yang terlihat jelas hingga jakunnya bergerak naik turun susah payah meneguk ludah. Membuat bagian bawah miliknya semakin sesak, biasanya ia memiliki pengendalian diri yang bagus tapi malam ini jiw

