Terhidang makanan di meja dengan menu ala sunda, sayur asem, pepes ikan, ayam bakar, tahu goreng, lalapan, orek tempe sambel dan beberapa menu tambahan lainnya yang tampak menggugah selera. Keluarga Satria lebih menyukai masakan ala Indonesia ketimbang western atau Chinese food. Gak sesuai lidah katanya. Semua orang sudah berkumpul di meja makan tanpa terkecuali. Ada Dirga-Papa Satria yang duduk di ujung meja, sedangkan Satria dan Bianka duduk bersebelahan di samping kiri. Amira dan Rangga duduk di sebelah kanan terpisah oleh meja yang membentang. Tak ada yang membuka suara fokus pada hidangan masing-masing hanya denting sendok dan garpu yang saling beradu. Setelah selesai makan malam barulah mereka berkumpul di ruang keluarga saling bercengkrama. ''Oh, iya, Bi sudah ada tanda-tanda belu

