''Jangan sentuh, aku!'' Bianka mendorong bahu David dengan sekuat tenaga hingga terdorong ke belakang menatap nyalang ke arahnya. ''Santai, Bi, Santai ... aku cuma ingin menyambut aja kok. Udah jarang kan kita ketemu, kamu terlihat makin sexy, Bi,'' desis David seraya mengangkat tangan di atas kepala seperti orang di todong pistol tersenyum menyeringai ke arah Bianka. ''Sorry, Bi aku terbawa perasaan teringat momen manis kita dulu. Duduk, Bi gak enak banget berdiri dah lama kan kita gak kumpul gini? Yah anggap aja reuni,'' imbuhnya. ''Cih ... gak usah basa-basi, deh. Aku ke sini bukan main-main, David, kamu harus tanggung jawab nikahi Sarah!'' tegasnya. ''Nikahi dia?'' David melirik sepintas pada Sarah melalui ekor matanya. ''Ngapain aku nikahi dia, siapa juga yang mau sama cewek gamp

