Setelah dari laboratorium Satria langsung kembali ke kantornya banyak pekerjaan yang harus ia kerjakan yang terasa menari-nari di pelupuk mata ingin di sapa. Hampir satu jam dari jam masuk yang seharusnya ia berada di luar. Belum lagi harus menghadapi kemacetan kota metropolitan yang tak pernah ada habisnya, sebelum itu ia sudah menyempatkan diri memberi pesan pada resepsionis untuk memberi kabar jika ada info penting atau orang mencarinya jika hari ini ia terlambat masuk kantor. Sebelum kembali ke ruang kerjanya Satia menyempatkan diri menghampiri meja resepsionis di lobby mumpung sekalian lewat. "Pagi, Pak Satria," sapa Indri resepsionisnya dan langsung berdiri saat melihatnya. "Pagi," balas Satria mengangguk kecil. "Ada pesan buat saya? Atau info penting mungkin." Indri mengangguk seb

