Episode 66

1768 Kata

Satria diam terpaku saat melihat orang-orang berkerumun di tempat ia meninggalkan Bianka terakhir kali, mendadak perasaanya menjadi tidak enak takut sesuatu yang buruk terjadi padanya. Gegas Satria berlari kencang menghampiri menembus kerumunan. Air mukanya mendadak keruh saat melihat Bianka tak sadarkan diri dalam pangkuan Bram. Suasana yang tadinya riuh berubah hening seketika menjadi beku dalam kebisuan. "Bianka ... apa yang terjadi, Pa?'' Satria langsung menggantikan posisi Bram memangku kepala Bianka. Bram hanya menggeleng. "Ke mana saja, kamu Sat? Kenapa ninggalin Bianka sendirian," Ucap Bram dengan sorot mata tajam. "Satria dari toilet, Pa. Sebenarnya apa yang terjadi?" "Sudah tidak ada waktu untuk bertanya. Nanti saja Papa jelaskan. sekarang yang terpenting secepatnya bawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN