Masih Bisu

1098 Kata

Sepeninggal Dion, Senja masih mempertahankan raut wajah masamnya. Amanda hanya menahan senyuman karena wajah tak biasa yang pria itu perlihatkan. “Senja,” panggilnya. Gadis itu menahan senyum saat pria di sampingnya kembali mengalihkan pandangan ke arah lain. “Apa yang sedang kamu lakukan? Menghindari tatapanku, heh?” sambung Amanda bertanya. Senja langsung mendengus kesal, lalu menatap ke arah Amanda dengan tatapan yang tidak bisa dideskripsikan. “Memang menghindar, puas?” Senja kembali memalingkan wajahnya ke arah lain setelah memberikan respon. Sementara Amanda langsung terbahak. Demi neptunus, baru pertama kali ini ia melihat raut wajah masam milik Senja. Pria itu seolah-olah melepaskan cangkang dengan label ‘pria cool’ di mata Amanda. Mendengar tawa yang Amanda udarkan, Senja se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN