Revid Dianara tahu seharusnya ia tidak menguping ketika Charis dan Kastara berbincang sambil berdiri di depan undakan rumah tantenya. Tapi ia tidak bisa tinggal diam, apalagi setelah Charis menangis dengan seluruh tubuh bergetar begitu melihat Kastara... "Aku tidak tahu kalau Revid juga ada di sini," Kastara datar, walau ada kesan tidak suka dalam suaranya. "Ini rumah tantenya. Justru akulah yang menumpang di sini," respon Charis dengan suara serak. Hening sejenak. "Aku - Verda - ingin kamu kembali..." Dengus kecil memotong kalimat Kastara. "Bagaimana kabar Mbak Verda? Pasti dia kerepotan mengurusmu dan bayinya." "Kembalilah, Charis..." Kastara lebih lembut, terdengar memelas. Kedua tangan Revid terkepal di kedua sisi tubuh. "Aku bahkan tidak tahu kalau aku ingin kembali apa tidak

