Chapter 92: Wedding: The Wedding Dress Tatapan mata Rhaga tampak kosong meski dirinya sedang menatap ke arah cermin yang tengah memantulkan bayangannya. Di cermin itu, Rhaga terlihat tampan, rambutnya sedikit lebih panjang, tak lagi berwarna hitam, dan kini lebih berkilau. Pakaian yang dia kenakan pun membuat Rhaga benar-benar menawan, sangat gagah, dan penuh kharisma. Namun ... ada hal yang sangat mengganggu dirinya hingga membuatnya termenung di depan cermin. “Ehm ....” Sebuah suara mengusik lamunan Rhaga, pemuda beriris lembayung itu terkesiap. Dari cermin dia bisa melihat jika seseorang sedang berdiri di depan pintu tenda sedang menatapnya. Raja Zaviest tengah tersenyum ke arahnya lalu berjalan mendekat ke tempat putranya sedang berdiri. Mata keduanya bertemu, saat itu juga R

