Chapter 63: Friend Senyuman itu terus merekah di wajah tampan Rhaga saat dia setengah berlari menuju ke gerbang kota tersebut. Di kepalanya, Sorra juga terlihat begitu senang karena bisa pergi bersama Rhaga lagi. Beberapa saat kemudian, langkah Rhaga terhenti ketika dirinya hampir mendekati gerbang kota. Tidak jauh di hadapannya, dia melihat sosok Risaya dan Aranhe yang menunggunya. Melihat ke dua orang paling dia sayangi itu sedang menunggunya, membuat Rhaga teringat pada masa-masa kecil mereka di Bukit Brysn. Dulu mereka selalu bersama, tidak sehari pun mereka lewatkan hanya sendirian. Setiap kali ada keluhan penduduk Suku Bukit Brysn, itu berarti ulah dari tiga serangkai yang kelewat nakalnya. Jika sudah begitu, mereka akan bersembunyi untuk sementara waktu di dalam hutan sampa

