THE SWORD

2793 Kata

Chapter 18 THE SWORD   “Tidak ada siapapun di sini, Komandan.” Seorang prajurit melapor pada pria berjirah yang bermata bagai elang dan menyisir seluruh lokasi setelah mereka berhasil menerobos masuk pintu gerbang.   Keanehan memang terjadi sejak pasukan mereka berhasil melewati sungai dan menyerang benteng itu, tak seorang pun memberikan perlawanan. Benteng itu telah ditinggalkan kosong dengan berbagai kerusakan di berbagai tempat. Pintu-pintu rusak, dinding-dinding seolah sengaja diledakkan seperti baru saja diserang, dan tatapan sang komandang tertuju pada gundukan reruntuhan yang mengusik pikirannya sejak dia masuk ke dalam benteng.   “Mereka meninggalkan benteng.”   “Jangan mengatakan sesuatu yang sudah jelas.” Si Komandang berucap dengan suara rendah mengerikan. Prajurit itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN