Chapter 51: Lose Faith Goncangan cukup keras membuat tubuh Rhaga bergoyang-goyang. Membangunkannya dari tidur panjangnya. Rhaga terduduk seketika saat menyadari dirinya tak ada lagi di dalam penjara. Melainkan berada di dalam sebuah kereta bersama dengan lima orang lainnya. Kaki dan tangannya diikat hingga dia tidak bisa leluasa bergerak. Keadaan yang sama terjadi pada orang-orang yang ada di sekitarnya, terikat tangan dan kakinya. Mereka tampak begitu lusuh dengan pakaian kotor dan tubuh penuh luka. “Sudah bangun, anak muda?” tanya seorang pria botak bertubuh gemuk yang duduk paling ujung. Rhaga menatap ke sekitarnya, masih tak bisa mencerna apa yang terjadi. Masalahnya sebelum tidur tadi malam dia masih ada di dalam penjaranya yang lembab dan hampir kedap udara itu. Tidak s

