Chapter Ten THE BONFIRE “Apa mereka akan membuat kita jadi manusia panggang?” Aranhe tak bisa berhenti mengoceh sejak rombongan perjalanan mereka ditangkap oleh sekelompok orang. Mereka ada cukup banyak, mungkin tiga kali lebih banyak dari jumlah rombongan Rhaga, membawa tombak yang terbuat dari bambu dan menghunus mereka ketika pagi menjelang setelah rombongan Rhaga bermalam di tepi pantai. Mereka tampak sangat asing bagi Rhaga atau pun rombongan yang lainnya. Kulit orang-orang itu gelap tapi berkilau di bawah pancaran sinar matahari, walau pria mereka berambut panjang dengan kepang yang tampak seperti memelintir sepanjang rambutnya. Berjam-jam rombongan Rhaga diikat pada sebuah pohon raksasa, di depan mereka terdapat sebuah api unggun yang sangat besar, itulah sebabnya Aran

